Anggota dari PGHB yakni guru pribumi, guru desa, kepala sekolah, pemilik sekolah.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres Wamen ESDM, Pertanda Reshuffle Demi PAN?

Namun tak mudah bagi PGHB memperjuangkan nasib para anggotanya yang memiliki pangkat, status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda.

Tak lama setelah PGHB berdiri kemudian banyak muncul organisasi guru baru seperti Persatuan Guru Bantu (PGB) dan Perserikatan Guru Ambachtsschool (PGAS) serta organisasi guru berbasis keagamaan atau kebangsaan seperti Christelijke Onderwijs Vereneging (COV) dan Katolieke Onderwijsbond (KOB).

Semangat pribumi untuk memperbaiki kehidupan dan mencapai kemerdekaan menghantarkan pada perubahan besar.