Dengan arsitektur yang sederhana, masjid ini belum banyak direnovasi. Setiap hari raya agama Islam, masjid ini selalu ramai berdatangan warga dari desa tetangga.
Di bawah masjid terdapat gua yang konon katanya menyimpan banyak barang bersejarah pada masa penjajahan dulu. Salah seorang warga sekitar, La Mposalo mengatakan bahwa di dalam gua itu sangat curam dan dipenuhi batu-batu sehingga cukup sulit untuk masuk.
Baca Juga: Polelei, Tradisi Unik Usai Salat Idul Adha dan Idul Fitri di Pulau Binongko Wakatobi
“Masjid ini sering dikatakan sama halnya dengan Masjid Muna. Ada yang pernah masuk ke dalam guanya melihat barang-barang aneh peninggalan masa lampau,” jelasnya.
Namun saat ini tidak disarankan untuk masuk ke dalam gua masjid ini karena dikhawatirkan ada binatang buas seperti ular, sebab kondisinya sangat lembab. (B)
