Baca Juga: Asrama Mahasiswa Bombana di Makassar Memprihatinkan, Pemkab Dituding Mengabaikan
Meski demikian, kampus menjamin bahwa hal itu tidak mempengaruhi akreditasi maupun jumlah pendaftar. Dengan dua program studi yang ada, kampus ini masih stabil menerima 200–400 mahasiswa baru setiap tahun.
"Yang penting datanya lengkap. Kalau ada kesalahan seperti jenis kelamin atau angkatan, perbaikannya pun harus melalui proses resmi, tidak bisa sembarangan," tutup Bakrim.
STIMIK Bina Bangsa berkomitmen menyelesaikan seluruh proses verifikasi pada 2025 dan mengimbau mahasiswa atau alumni yang merasa belum terdata untuk segera melapor ke pihak kampus. (C)
Penulis: Erni Yanti
