Namun, alasan utama penarikan Deadpool sebenarnya bukan karena gamenya enggak laku. Masalah kontrak lisensi yang telah habis membuat Activision mau tak mau harus merelakan Deadpool beserta game superhero Marvel lain seperti X-Men: Destiny dan Spider-Man: Shattered Dimensions.
3. Dead Space - $120 Juta (Rp1,7 Triliun)
Sebagian besar developer yang mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi game merupakan game ternama ataupun sekuel. Hal ini pun berbeda dengan Dead Scape. Game sebutan dari Electronic Arts (EA) ini mengeluarkan biaya sebesar 120 juta dolar Amerika untuk sekuel pertamanya.
AE bertaruh banyak di game Dead Space, sang publisher pun dapat menarik perhatian para pencinta game survival-horror. Kini, game termahal ini pun telah mempunyai tiga sekuel. Sayangnya, hingga ini seri keempatnya belum juga datang. Pasalnya, AE menutup studio Visceral Game yang merupakan developer dari game ini.
Berhasil menarik perhatian para pencinta game horor, Dead Space telah mempunyai tiga sekuel sebelumnya. Sayangnya, seri keempat hanya angan-angan. Soalnya, selain menutup studio, game ini juga ditinggalkan oleh beberapa orang dibalik layar, seperti Steve Papoutis, Wright Barwell selaku Lead Gameplay Designer yang merangkap sebagai Creative Director.
