"Ternyata ada seniorku juga kena, di hari yang sama. Total delapan korban. Satu jurusan semua," bebernya.
El menyebut dari delapan korban di antaranya dihubungi nomer berbeda, namun ia dan teman-temannya menduga kalau pelakunya hanya orang yang sama.
Bahkan beberapa kejadian teror cabul itu, pelaku memperkenalkan diri bernama Randi dan Wisnu. Atas kejadian miris yang menimpanya, El berencana akan melaporkan peneror video call cabul itu ke Kepolisian.
"Sementara ku tunggu, teman-teman di kampung kembali ke Makassar. Baru sama-sama pergi melapor. Supaya bisa dihukum itu pelaku," tandasnya.
Reporter: Rezki Mas'ud
