"Hari penyalurannya khusus untuk 12 desa di Kecamatan Lasusua. Setiap desa mendapat jatah 20 paket kebutuhan pokok untuk 20 KK, sehingga total keseluruhan paket yang disalurkan hari ini sebanyak 240 paket," terangnya, Rabu (12/10/2022).

Lebih lanjut, ia menuturkan, minimnya anggaran membuat pihaknya hanya mampu menyiapkan sekitar 900 paket kebutuhan pokok.

"Dana pencegahan inflasi itu sekitar Rp 1 miliar, khusus bantuan sembako anggarannya hanya Rp 200 juta. Sementara sisanya Rp 800 juta telah digunakan untuk pasar murah dan mungkin juga kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan inflasi lainnya," jelasnya.

Akibatnya, tidak semua desa yang ada di Kabupaten Kolaka Utara mendapatkan jatah paket kebutuhan pokok tersebut.

“Karena anggarannya terbatas jadi tidak semua desa dapat paket, hanya warga desa yang memang betul-betul terdampak," tukasnya.