Berdasarkan hasil pemantauan dinamika iklim global dan regional yang dilakukan hingga pertengahan April 2025, BMKG memprediksi bahwa musim kemarau tahun ini akan berlangsung lebih singkat dibandingkan musim-musim sebelumnya.
"Musim kemarau 2025 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi dengan durasi yang lebih pendek dari biasanya," kata BMKG.
Durasi musim kemarau di setiap wilayah berbeda-beda tergantung pada karakteristik klimatologisnya. Dasarian atau rentang waktu 10 harian menjadi unit waktu yang digunakan BMKG untuk menggambarkan durasi musim kemarau tersebut.
Berikut adalah prediksi durasi musim kemarau 2025 di beberapa wilayah Indonesia:
Sumatera: 3 hingga 12 dasarian
