Ia juga menyebut kata "kemungkinan salah" antara pemerintah dan medis dalam menangani COVID-19.
"Mungkin yang salah ini di pemerintah yah karena masyarakat masih bebas mencari makan. Kalau memang betul ada COVID-19 kita tidak mungkin bebas pergi kerja. Mungkin juga medis yang salah karena tidak bisa bedakan virus Corona dan penyakit lain," tutur Jebatu.
Di akhir video ia dengan tegas mengulang lagi bahwa jika ia jadi camat menggantikan Geradus Tanggung, maka tidak ada lagi BLT.
"Saya tegaskan lagi kalau saya jadi camat ganti Kraeng Geradus maka tidak ada lagi BLT," tutupnya.
Sementara itu, Sekcam Rahong Utara, Yohanes Jebatu saat dihubungi Telisik.id membenarkan bahwa memang yang ada dalam video itu adalah dirinya.
