Lebih lanjut, ia menjelaskan, kampung KB dibentuk bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa, serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, kebutuhan data terkini, akurat dan valid sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pembangunan.

Sekaligus juga sebagai salah satu alat ukur untuk menilai keberhasilan program-program yang telah dicapai di kampung KB.

Menurutnya, keberadaan Kampung KB juga bertujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat dalam rangka pembangunan sektor terkait, maupun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan, menjadikan kepemilikan data yang sangat bermanfaat, akurat dan tepercaya.

Baca Juga: Lagi, Rumah Warga Baubau Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Lebih jauh, Hardhy Muslim mengungkapkan, kehadiran Rumah Data bukan hanya untuk mengidentifikasi masalah seperti anak kurang gizi, stunting, belum mempunyai akte kelahiran, banyaknya angka pengangguran, keluarga kurang mampu, keluarga yang rentan ketahanannya atau keluarga yang masih termasuk kategori PUS tetapi belum KB.