Hasto pun tidak takut Kota Surabaya yang dianggapnya kandang banteng beralih dukungan kepada Anies pada Pilpres 2024. Sebab ia katakan, masyarakat Surabaya adalah masyarakat yang cerdas dan pintar menilai.

"Masyarakat Surabaya bisa menilai. Kalau orang Surabaya berpikir, kalau (Anies) hebat majukan dulu Jakarta lebih hebat dari Surabaya, baru datang ke Surabaya, kira-kira kan gitu," tuturnya.

Baca Juga: Jelang Puasa, Anies Baswedan Turun Gunung di Jawa Timur

"Rakyat itu tahu mana pemimpin yang bergerak, karena keyakinan politik bermodalkan dengan prestasi mana pemimpin yang bergerak karena ambisi," tambahnya.

Seperti diketahui, Anies melakukan safari ke Jawa Timur selama tiga hari, mulai Jumat 17 Maret hingga Minggu 19 Maret 2023. Selama waktu itu, Anies mendatangi beberapa tempat seperti salat Jumat di Masjid Al Akbar, ziarah ke Makam Sunan Ampel, jalan-jalan di daerah Tunjungan hingga jalan santai dan menabur benih ikan di Kalimas.