JAKARTA, TELISIK.ID – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjelang Pemilu 2024 banjir kritik dan dituding sarat kepentingan jangka pendek. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, menuding pembagian bansos ini semata-mata untuk kepentingan elektoral.
Tudingan itu disampaikan Hasto saat menghadiri kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan partai politik pengusung yang dikemas lewat Konser Salam Metal di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/2/2024).
Hasto mengkritik anggaran bansos yang kemudian dikonversi menjadi kebutuhan bahan pokok masyarakat malah dipotong 5 persen dari setiap kementerian.
“Sekarang ini kan ada upaya-upaya untuk gunakan bansos demi kepentingan elektoral sampai anggaran setiap kementerian dipotong 5 persen untuk elektoral,” kata Hasto di GBK, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).
Tak ingin penyaluran bansos disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok-kelompok tertentu, Hasto mengingatkan agar pemerintah menempatkan kepentingan negara atau nasional. Dia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pejabat negaranya menunjukkan komitmen kerakyatan.
