KENDARI, TELISIK.ID - Demi meningkatkan kualitas pendidikan, Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara terus melakukan terobosan, salah satunya adalah dengan mulai menerapkan kurikulum merdeka di seluruh madrasah.
Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, H. Zainal Mustamin mengatakan selama ini dunia pendidikan terlalu kaku, dengan model mata pelajaran yang begitu banyak. Beberapa mata pelajaran itu dianggap juga tidak terlalu mendukung untuk ke depan. Untuk itu diperlukan sebuah gerakan nyata untuk meningkatkan kapasitas pendidikan.
"Setelah K13, saat ini ada kurikulum merdeka, tentu ini diterapkan guna memberikan penguatan-penguatan lebih agar bisa menjadikan bagian dari mindset ditengah serangan arus media sosial yang begitu besar. Terkait dengan pandangan-pandangan yang saling mempersalahkan antara satu dengan yang lain," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MAN IC Kendari, Muhammad Naim mengungkapkan saat ini pihaknya sudah mulai menerapkan kurikulum merdeka, dan untuk memaksimalkannya, ia telah melakukan bimbingan teknis dan pengembangan pembelajaran berbasis literasi, dalam implementasi kurikulum merdeka.
Baca Juga: Calon Siswa Wajib Tahu, Ini Dua Sekolah Baru di Kota Kendari
