Dari pantauan Telisik.id, beberapa sekolah di Kabupaten wakatobi sebelumnya sudah melakukan proses belajar tatap muka, dengan catatan para siswa tidak diperbolehkan mengenakan pakaian sekolah, serta dianjurkan untuk memakai pakaian bebas rapi.
Hal itu dilakukan karena beberapa sekolah di wilayah tersebut masih mengalami kesulitan dalam segi pemanfaatan informasi dan teknologi yang masih terbatas. Kemudian ditemukannya kendala bagi para peserta didik di kelas-kelas rendah tingkat sekolah dasar.
Olehnya itu, para guru harus mengambil cara dengan proses belajar mengajar secara luring, namun jumlah siswa harus selalu dibatasi.
Di Wakatobi sendiri kurang lebih ada 153 satuan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat menengah. Dimana SD berjumlah 110 dan SMP berjumlah 43 yang terbagi di seluruh Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.
"Harapannya ke depan virus Corona selalu menurun dan selamanya Wakatobi berada di zona hijau, sehingga guru dan siswa dapat melakukan pembelajaran tatap muka(PTM),” harap La Ali Wangi. (B)
