BOMBANA, TELISIK.ID – Sektor pendidikan di Kabupaten Bombana, perlu mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah daerah.

Pasalnya pada tahun 2020, wajah Bombana pada bidang pendidikan terbilang buruk. Hal ini dibuktikan dengan raihan peringkat kedua dari terakhir berdasarkan akreditasi sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Bombana, Andi Arsyad. Menurutnya, berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Nasional, Kabupaten Bombana menempati posisi peringkat terakhir kedua di antara 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mantan Kadis Sosial ini menyebutkan, salah satu penyebab utamanya karena masih banyak sekolah-sekolah yang tidak terakreditasi, serta sebaran kepala sekolah dan infratruktur yang masih kurang memadai.

"Ini jadi prioritas utama kami ke depan. Memang Bombana tidak pernah mendapatkan peringkat baik kalau dilihat dari akreditasinya. Karena masih banyak sekolah yang belum terakreditasi selama ini," kata Arsyad, Kamis (11/3/2021).