Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara tahun ini tetap menjaga ritme pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian dengan tetap mengalokasi anggaran sama seperti tahun sebelumnya.

"Program-program pada sektor pertanian dalam arti luas tetap berjalan, anggaran pun kurang lebih hampir sama dengan tahun sebelumnya," kata Asisten I Sekda Kolaka Utara, Muchlis Bachtiar, Jumat (7/4/2023).

Termasuk program revitalisasi kakao, juga masih tetap berjalan sesuai rencana anggarannya tetap ada hanya pengadaan bibit kakao tidak lagi diintervensi oleh APBD tetapi melalui APBN.

"Jadi tidak berhenti anggarannya tetap ada dan semua berjalan normatif, meski saat ini pemerintah daerah memiliki upaya besar untuk melirik sektor investasi atau industri smelter," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kolaka Utara, Sidik menuturkan, pertumbuhan ekonomi Kolaka Utara tahun lalu sebesar 3,08 persen. Hampir 50 persen pertumbuhan ekonomi di Kolaka Utara disumbangkan oleh pertanian.