KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebabkan pertumbuhan ekonomi di 17 kabupaten kota di Sultra melambat.

Tidak terkecuali Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang pertumbuhan ekonominya hanya 0,4 persen di tahun 2021 ini.

Meski demikian, menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kolaka Utara, Sidik, SE.,MM, Kolaka Utara masih beruntung karena masih positif walaupun melambat. Dibanding kabupaten lain yang pertumbuhan ekonominya minus akibat kegiatan ekonomi yang tidak berjalan maksimal. Terlebih daerah yang hanya mengandalkan sektor industri dan perdagangan.

"Dampaknya sangat terasa, syukur karena Kolaka Utara ditopang oleh sektor pertanian dalam arti luas yakni perkebunan, perikanan, dan kehutanan," terangnya, Kamis (11/11/2021).

Bupati Kolaka Utara bersama Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Kolut, Ismail Mustafa, ST saat panen kakao di Desa Pohu. Foto: Diskominfo Kolut