Namun, setelah aktivitas penyelundupannya berhasil dibongkar, kini lokasi tersebut sudah jarang dipakai. Bahkan ada isu bahwa lokasi tersebut berpindah ke tempat lain.

Menurut penelusuran Telisik.id, tempat itu terletak persis di sebuah pendakian kecil yang berada tidak jauh dari pemukiman warga. Sekitar 50 meter ke dalaman dari pendakian itu juga terlihat bentangan air laut dan beberapa kapal kecil yang sedang ditambatkan. Tepatnya di Dusun Langkas, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat.

Pendakian yang terletak di tikungan halus jalan utama Pantura Manggarai-Manggarai Barat itu diduga telah berubah menjadi tempat bisnis gelap para mafia hewan.

Bisnis penyelundupan sapi ilegal menuju Bima, Nusa Tenggara Barat kerap berjalan tanpa hambatan dan jauh di luar pantauan petugas.

Menanggapi itu, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, Imelda Bai mengatakan, pihaknya sudah terlibat dalam tim terpadu melalui SK bupati.