CONAKRY, TELISIK.ID - Dalam catatan sejarah dunia, benua yang paling banyak mengalami aksi kudeta adalah Afrika, yang terbaru di Guinea.

Kudeta berasal dari bahasa Prancis, 'coup d'etat', atau disingkat coup. Istilah ini merujuk pada pengambil-alihan kekuasaan yang sah secara paksa atau ilegal.

Prasyarat utama untuk kudeta adalah kontrol dari semua atau sebagian dari angkatan bersenjata, polisi, dan elemen militer lainnya. Lalu melakukan konsolidasi dalam upaya membangun legitimasi sebagai persetujuan dari rakyat.

Kudeta modern paling awal yang diingat sejarah pertama kali terjadi pada tahun 1799. Saat itu Napoleon Bonaparte menggulingkan kekuasaan Direktori pada 9 November.

Aksi kudeta terhadap presiden Guinea, Alpha Conde terjadi setelah parlemen memberikan sinyal untuk amandemen masa jabatan presiden. Aksi kudeta ini dilaporkan menewaskan puluhan warga dan ratusan orang ditahan aparat keamanan saat melakukan aksi protes periode ketiga Conde.