KENDARI, TELISIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sukses menata 48 hektar kawasan kumuh selama tahun 2020.
Upaya itu tidak lepas dari visi Pemkot di bawah pemerintahan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, dalam mewujudkan Kota Kendari sebagai kota yang layak huni.
Data dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, telah terjadi pengurangan luas kawasan kumuh sekira 48 hektar atau dari 275 hektar pada 2019 menjadi 227 hektar pada 2020.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, berkurangnya luasan kawasan kumuh di Kota Kendari tak lepas dari kerja keras pemerintah dalam menginventarisir sejumlah titik kumuh untuk dilakukan penanganan khusus.
Selain itu, sinergi yang terbangun antara pihaknya dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra dinilai sangat berkontribusi besar terhadap pengurangan jumlah luasan kawasan kumuh di Kota Lulo.
