Sedangkan kulit kambing dibelinya dari warga seharga Rp 5.000 per lembar.

"Sebelum corona pak, dalam sehari saya bisa mengumpulkan kulit sapi kurban sebanyak delapan ton dan dalam sekilonya saya belikan Rp 4.000 per kilo. Tapi sejak corona, paling banyak bisa saya kumpulkan kulit sapi kurban cuma lima ton, dan harganya juga turun, cuma Rp 2.000 per kilo," ungkapnya.

Ia menambahkan, sejak pandemi berlangsung, untuk kulit kambing sudah tidak ada harganya lagi. Padahal sebelum pandemi, kulit kambing dia beli seharga Rp 5.000 per lembarnya. (C)

Reporter: Thamrin Dalby

Editor: Haerani Hambali