Baca juga: Generasi Z, Pedang Bermata Dua
Senior dan Matang
Saya tidak ingin ‘geer’ sendiri alias ‘gede rasa’. Rugi. Menyandang suatu profesi, “ya”, tapi apakah sudah profesional, tentu ini tak bisa cuma klaim dari diri sendiri. Karena, ada tentang keahlian di satu sisi, dan di lain sisi ada pengakuan umum/ dari pihak lain. Apalagi, sampai mengklaim diri senior.
Meskipun begitu, sebetulnya tak ada masalah dengan klaim sudah profesional plus senior sekalipun. Karena, yang terpenting memang senyatanya seperti yang akan kita bahas dalam tulisan ini. Itu pun masih boleh digugat sebagai ‘ngawur’, kalau memang ‘ngawur’. Untuk menemukan persesuaian, tak jadi soal. Moga saja dapat bertemu dalam sahut-bersahut sehat, sehingga tak menjebak diri dalam kepura-puraan. Jangan ada dusta di antara kita.
Kalau banyak penyandang profesi yang berbeda pendapat tentang profesional, senior, dan kematangan, saya syukuri saja, sambil menyorongkan doa “Moga mereka memang jauh lebih profesional, lebih senior, dan lebih matang daripada saya”. Untuk segala aspek!
