Oleh: Dr. M. Najib Husain

Dosen FISIP UHO

PEMILIHAN umum tidak saja menjadi ajang persaingan politik antar peserta, baik calon presiden dan wakil presiden, maupun partai politik, serta calon legislatif. Tetapi pemilu juga menjadi ajang pertarungan informasi dan data dari peserta pemilu.

Kamis 18 Juni 2022, saya diundang oleh Bawaslu Sulawesi Tenggara untuk membawahkan materi kualitas data pada rapat koordinasi di salah satu hotel di Kota Kendari. Menarik, karena pada kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pihak KPU Sultra dan Dukcapil Sultra duduk bersama, saling menyampaikan dan memaparkan data pemilih sementara di Sultra yang jumlahnya berbeda.

Perbedaan ini tidak bisa dianggap hal yang biasa dan cukup dijawab dengan alasan metodolongi yang digunakan berbeda, tapi harus dicari penyebab perbedaan agar tidak berbeda terus dan akan menjadi awal permasalahan dalam Pemilu 2024.