JAKARTA, TELISIK.ID - Pergerakan harga minyak dunia mulai menunjukkan kenaikan setelah jalur pelayaran utama energi global di kawasan Teluk terganggu.

Penutupan Selat Hormuz memicu kewaspadaan banyak negara pengimpor, termasuk Indonesia, yang bergantung pada pasokan minyak mentah dari pasar internasional. Pemerintah menilai situasi ini perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi ketahanan cadangan energi nasional dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut muncul setelah Iran mengumumkan penghentian sementara aktivitas pelayaran energi menyusul eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Jalur itu selama ini menjadi lintasan utama distribusi minyak dan gas alam cair dari negara-negara produsen menuju Asia dan kawasan lain.

Gangguan logistik langsung tercermin pada pasar komoditas yang bergerak fluktuatif sejak awal pekan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah segera menggelar rapat koordinasi bersama Dewan Energi Nasional guna menghitung dampak aktual terhadap stok nasional.