Ia pun mematikan bahwa isi selebaran tersebut merupakan ajaran sesat yang bertujuan menistakan agama Islam. 

"Belum diketahui secara pasti tujuan pembuat booklet tersebut, namun dari isi booklet tersebut dugaan sementara untuk menghina, mengaburkan dan menyesatkan ajaran agama islam, dan diduga agar pemeluk agama islam tidak yakin dengan ajaran agama islam," kata Murodin dilansir dari Tvonenews.com.

Baca Juga: Deretan Perjalanan Sidang Mahkamah Internasional, Hakim Tidur saat Pembelaan Israel hingga 50 Pengacara Siap Bela Palestina

Murodin menuturkan saat ini pihaknya masih kesulitan mencari sosok penyebar dari selebaran yang berisikan ajaran sesat tersebut. Pasalnya, tak ada kamera CCTV di kawasan sekitar yang merekam secara jelas aktivitas seseorang ataupun kelompok yang diduga penyebar dari selebaran ajaran sesat tersebut. 

“Hasil pengecekan seluruh CCTV ada 3 titik. 1 CCTV berada di depan halaman (tidak aktif) dan 2 CCTV berada di dalam Rumah Makan (Aktif) namun tidak merekam situasi didepan," ungkapnya. (C)