Baca Juga: Bhayangkari Adakan Lomba Lari Skala Internasional 2024, Berikut Link Daftar dan Terima Sepuluh Ribu Peserta

Tito lantas menjelaskan bahwa hari pemilihan Pilkada serentak 2024 akan digelar pada 27 November 2024. Kemudian, ia memperkirakan bahwa kepala daerah terpilih bisa dilantik pada Januari 2025 jika tidak ada persoalan pasca-Pilkada.

"Pilkada 27 November. Kalau enggak ada terlalu masalah, dilantik Januari [2025]. Kalau ada sengketa [pilkada] ya itu beberapa bulan," kata Tito. "Tapi ini enggak jauh beda dengan masa kepemimpinan dengan masa jabatan presiden terpilih," tambahnya.

Tito meyakini bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa paralel dan beriringan satu sama lain jika Pilkada serentak digelar.

Ia mencontohkan Pilkada yang digelar sebelumnya membuat berbagai program antara pemerintah pusat dan daerah tidak sinkron.