Baca Juga: Tiga Madrasah YPI Kendari Bekali Siswa Kecerdasan Intelektual, Emosional dan Spiritual Berbasis Al-Qur'an

Salah seorang tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tersebut, Ana mengatakan, mengajar siswa dengan kondisi autisme menjadi tantangan terberat yang ia dihadapi kala bertugas sebagai guru di SLB Kusuma Bangsa.

"Suka dukanya itu adalah mengatasi anak-anak autisme yang super aktif, susah diatasi dan anak-anak yang sulit menerima pelajaran. Cara penanganan dan pendekatan yang kami lakukan juga harus tepat agar siswa autis bisa tetap ceria dan semangat saat mengikuti kegiatan belajar mengajar," ungkap Ana.

Senada dengan sebelumnya, Sujono yang merupakan guru di sekolah tersebut juga mengatakan, siswa dengan kondisi autisme cenderung sulit diatur dan susah menerima pelajaran. Maka dari pada itu, siswa dengan kondisi autis butuh penanganan ekstra.

"Biasanya anak-anak SLB yang paling susah diajari itu adalah siswa yang autis, kalau diajar banyak goyang-goyangnya, sering lari-lari ketika diajar dan kalau dia lari kita baku kejar-kejar," ujar Sujono.