Terlihat mulai dari tiang penyangga, regel, dinding hinga atap pada rumah itu lapuk pasca dibangun tahun 2007 silam.

Sisilia yang seorang diri mendiami rumah itu juga diketahui sedikit mengalami gangguan jiwa/depresi sejak suaminya meninggal tahun 2015 lalu. Namun ia masih tetap mampu bertahan hidup di rumah reot berukuran 6×7 meter itu.

Menurut dia, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (14/5/2022) siang. Saat itu ia tidak mengetahui rumahnya akan ambruk. Beruntung saat kejadian, Sisilia sedang duduk di luar rumah.

Diakui Sisilia, memang sejak setahun lalu rumah itu sudah terlihat miring, tiang penyangga dan mendanya nyaris jatuh karena lapuk. Baru pada Sabtu kemarin rumah itu ambruk total.

"Beruntung saja saya tidak ada dalam rumah pada saat kejadian. Kalau ada dalam rumah, pasti saya juga ikut tertimpa kayu dan atap," kata Sisilia dengan mata berkaca saat disambangi Telisik.id.