Ihsan juga mengingatkan bahwa tantangan zaman semakin kompleks dan cepat berubah, sementara potensi generasi muda masih perlu dimaksimalkan.

“Kita menghadapi era yang maju, namun kita justru tertinggal. PB berharap kita dapat melahirkan kader-kader cendekiawan yang mampu melihat tantangan zaman dan berpikir transformatif,” ujarnya.

Ihsan mengajak seluruh kader SEMBILAN untuk terus meningkatkan kualitas diri dan berkompetisi di era disrupsi.

“Mari kita ciptakan kader yang berkualitas dan mampu bersaing di era disrupsi hari ini,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan SEMMI di Sulawesi Tenggara dalam mencetak kader terbaik serta memperkuat kiprah organisasi di tengah masyarakat. (A)