KENDARI, TELISIK.ID - Bocah yang mengalami kekerasan oleh ibu tiri dan ayah kandungnya, Sabtu (14/1/2023) malam kembali lari dari rumah. Pasalnya, aparat Polsek yang membawa pulang anak tersebut hanya menitip di rumah tetangganya. Dan saat diambil oleh orang tuanya, anak tersebut malah mendapatkan penyiksaan yang lebih sadis.

Dengan penuh luka di sekujur tubuhnya, Ikmal bocah 9 tahun itu, kembali lari dari rumah orang tuanya. Sebelumnya, bocah tersebut ditemukan oleh warga dan melaporkan kasus kekerasan tersebut ke Polsek Poasia. Namun pihak kepolisian hanya mengantar bocah tersebut di rumah tetangganya dan tidak melakukan mediasi dengan orang tua Ikmal. Sehingga saat diambil oleh orang tuanya, Ikmal malah dianiaya lebih sadis lagi.

Ikmal mengaku saat tiba di rumah, ia ditelanjangi dan diikat serta dicambuk menggunakan kabel, hingga di sekujur tubuhnya penuh luka bekas cambukan.

"Bajuku semuanya dilepas dan saya diikat baru dipukul pakai kabel, baru saya juga ditinju pakai tangan," tutur Ikmal.

Salah seorang warga Poasia yang juga praktisi hukum, Dr. Muhammad Dahlan Moga yang merasa prihatin, langsung membawa bocah tersebut ke RSUD Kota Kendari untuk dilakukan visum luar. Namun saat di rumah sakit, sempat terjadi perdebatan dengan pihak rumah sakit dikarenakan pihak rumah sakit tidak mau melakukan visum karena tidak ada surat pengantar dari pihak kepolisian.