“Sejak terjadinya gangguan kemarin malam, kami segera melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam termasuk penambahan kapasitas beberapa link di wilayah Indonesia seperti dari Papua, Kalimantan maupun Jawa dan mengoptimalkan gerbang internasional di Manado," ujar Pujo.
Baca Juga: Tingkatkan Disiplin Prokes dan Berlalu Lintas, Polda Sultra Gelar Ops Anoa 2021
Baca Juga: Berlubang Sampai 40 Cm, Warga dan Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Katamso
Ia juga menjelaskan bahwa gangguan teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.
"Dengan diketahuinya titik gangguan, kami segera mempersiapkan upaya perbaikan agar secepatnya infrastruktur tersebut dapat segera berfungsi normal," ujar Pujo.
