"Dia (Xi-red) menekankan bahwa persoalan Taiwan menjadi sangat inti dalam kepentingan inti China, batu landasan politik dalam hubungan China-AS, dan garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar dalam hubungan China-AS," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

"Siapa pun yang berusaha memisahkan Taiwan dari China akan melanggar kepentingan fundamental bangsa China; rakyat China tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi!" imbuh pernyataan tersebut dilansir dari detik.com.

Xi Jinping dan Biden juga dilaporkan telah membahas situasi di Ukraina. Xi mengatakan kepada Biden bahwa Beijing sangat prihatin dengan konflik tersebut.

"China selama ini berdiri di sisi perdamaian dan akan terus mendorong pembicaraan damai," kata Xi Jinping. "Kami mendukung dan menantikan dimulainya kembali pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina."

Sebelum pertemuan tatap muka pertama itu, Biden dan Xi Jinping telah melakukan lima kali panggilan telepon atau video sejak Biden menjadi presiden pada Januari 2021. Di Hotel Mulia, Nusa Dua, mereka menjajaki pemulihan hubungan bilateral kedua negara, seperti diprediksi oleh para ahli.