KENDARI, TELISIK.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar kembali kegiatan sensus penduduk 2020 yang sempat tertunda oleh COVID-19, dilanjutkan di tahun 2022 ini.
Sensus penduduk 2020 ini akan melibatkan sebanyak 1.324 petugas yang tersebar pada 17 kabupaten/kota di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan parameter demografi, yang meliputi kelahiran, kematian, imigrasi serta informasi tambahan seperti pendidikan, pekerjaan perumahan, disabilitas dan lain sebagainya.
Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti mengatakan, dalam upaya sensus penduduk 2020 pihaknya akan melibatkan sebanyak 1.324 petugas yang sudah terlatih sebelumnya.
Para petugas tersebut akan dilengkapi beberapa atribut seperti surat tugas, memakai rompi berwarna biru tua dengan logo BPS, dan membawa tas punggung berwarna hitam.
"Masyarakat yang menjadi sasaran sensus penduduk 2020 secara acak, tidak menolak kehadiran petugas yang akan mendata mereka," ucap Agnes, Jumat (22/4/2022).
