Baca Juga: Pesona Istri Raja Terkaya di Dunia yang Punya Harta hingga Rp 600 Triliun

Siapa pun yang melanggar aturan itu juga akan didenda. Tetapi, aturan telanjang ini hanya berlaku pada siang hari, saat malam hari, wisatawan boleh pakai baju karena dingin. 

Cap d’Agde sangat tertutup dengan penjagaan ketat. Bahkan, pengunjung dilarang mengambil gambar sembarangan.

Melansir Inews.id, Cap D'Agde dikembangkan dari lokasi yang awalnya semak belukar pada 1970-an, dan dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Agde.

Hingga kini, kawasan itu terus berkembang, dilengkapi dengan butik, bank, restoran, kolam renang, klub malam hingga kantor polisi sendiri, dan tentunya semua lokasi itu mewajibkan orang-orang telanjang.