PAN dan Golkar Bersaing Mengkaderkan Jokowi
PAN dan Golkar lagi bersaing, kedua partai politik ini sedang berebut Jokowi untuk tujuan mendongkrak elektabilitas partai dan menguatkan kerja partainya. Kedua partai ini juga sama-sama mengajukan layaknya proposal untuk Jokowi bergabung sebagai kader, tentu saja bukan sekadar kader biasa.
PAN diyakini ingin menjadikan Jokowi sebagai ikon baru sekaligus magnet baru, pasca terjadinya konflik antara Zulkifli Hasan dengan Amien Rais. Akhirnya, Amien Rais mendirikan partai ummat. Bukti keseriusan PAN adalah klaim sepihak, Jokowi adalah keluarga besar PAN dan akan jadi kader PAN, inilah yang dinarasikan oleh Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum.
Sedangkan Golkar, juga berusaha mendekati Jokowi. Golkar mencoba mendekati Jokowi dengan cara pendekatan kepada Anaknya, Gibran Rakabuming Raka. Ketika Gibran masih dalam proses pencalonannya di Pilpres. Golkar telah mencoba memberikan rasa kenyamanan kepada Gibran dan keluarga intinya Jokowi.
Langkah Golkar memikat Jokowi dilakukan dengan banyak cara seperti, Pertama, Golkar meski bergabung di pemerintahan pada periode pertama sebagai urutan mendekati akhir, tetapi Golkar menyatakan konsisten sampai akhir menjalankan dan mensosialisasikan program Jokowi. Kedua, di internal Golkar ada lemparan isu menjadikan Jokowi sebagai Ketua Umum Golkar.
