KONAWE, TELISIK.ID - Konflik lahan di Desa Tawamelewe, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, kembali memanas. Massa tiba-tiba turun ke sawah dengan membawa senjata tajam, lalu membakar motor milik warga, merusak mobil tronton pengangkut treser, hingga menghancurkan 26 karung gabah hasil panen.
Korban kerusuhan antara lain Wayan Pantu yang motornya dibakar, serta Nyoman Sukrayana yang gabah hasil panennya dirusak. Mobil tronton pengangkut treser juga dibocorkan bannya oleh massa.
Aksi brutal ini terjadi pada Minggu (31/8/2025) sore, sekitar pukul 15.00 hingga 16.10 Wita. Peristiwa itu disebut mencederai kesepakatan damai yang sebelumnya difasilitasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).
Polisi bergerak cepat. Aparat Polres Konawe mengamankan 25 orang yang diduga terlibat pengrusakan. Tak hanya itu, 19 bilah senjata tajam berbagai jenis juga disita dari tangan para pelaku.
“Benar, 25 pelaku sudah kami amankan dan saat ini telah dibawa ke Polda Sultra untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Wakapolres Konawe, Kompol Hasruddin, SE., ME, mewakili Kapolres AKBP Noer Alam, SIK, Senin (1/9/2025).
