Sebanyak 650 juta perempuan menikah sebelum berusia 18 tahun dan diperkirakan 1 dari 4 anak hidup di wilayah yang minim sumber air bersih pada tahun 2040.

Baca juga: Kemenangan Biden Menghapus Penjajahan?

Executif Director UNICEF Henrietta H Fore memaparkan beberapa permasalahan utama yang dihadapi anak-anak saat ini dan di masa depan. Pertama, permasalahan pemenuhan akan air bersih, udara yang bersih dan iklim yang aman. Kedua, satu dari empat anak hidup dan belajar di wilayah konflik.

Menurut UNICEF, 75 juta anak dan remaja menjadi dampak dari konflik dan bencana alam sehingga mengganggu aktivitas pendidikannya. Ketiga, masalah kesehatan mental pada anak.

Selain itu, anak juga dibayangi dengan tingginya angka kasus kekerasan, baik yang dilakukan oleh orang tua, keluarga, atau lingkungannya. Masif akses media secara daring turut membuat anak terpapar pornografi, kecanduan game, pergaulan bebas, meniru tindakan kriminal, dan lain-lain.