Saat diwawancarai Telisik.id, Samsudin mengaku bahwa tujuannya merawat kembali tempat dan benda bersejarah itu agar selalu dikenang oleh masyarakat, baik pada generasi sekarang maupun generasi selanjutnya.
Selain itu, kata Samsudin, tujuan lain dari tekad menata kembali tempat itu agar terlihat bersih dan rapi sehingga aura bekas peninggalan sejarahnya tidak sirna.
"Tujuan saya menata tempat ini agar dipandang sebagai tempat bersejarah. Oleh karena itu tidak boleh dilepas begitu saja, harus dibersihkan supaya memudahkan pengunjung masuk," tuturnya.
Dia pun bertekad agar akses masuk menuju tempat itu juga ditata rapi untuk memudahkan para wisatawan jika ada yang berkunjung.
Sementara itu Kamarudin Abdulah yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Pemerintah Kecamatan Reok agar memperhatikan situs-situs bersejarah yang pernah ada, sebab selama ini masyarakat dianggap tidak tahu tentang sejarah. Oleh karena itu mudah-mudahan tempat dan benda bersejarah ini bisa menjadi daya dongkrak agar pemerintah berpikir lebih jauh soal pengembangan sektor wisata.
