Baca Juga: Respon Gerinda dan PDIP Soal Wali Kota Medan Dukung Prabowo-Gibran Bukan Ganjar-Mahfud

“Kalau dulu masih senang bikin sendiri karena memang hobi. Tapi, sejak punya anak dan kesibukan bertambah, akhirnya sulit membagi waktunya. Suami saat itu menyarankan pesan kue dari orang lain lalu menjualnya lagi dan keterusan sampai sekarang,” ujarnya.

Di tempat Ida, ada sekitar 25 macam kue basah yang didagangkannya. Umumnya yang datang membeli adalah juga pedagang kue yang akan menjual lagi (reseller) kue-kue tersebut. “Tapi ada juga pembeli dari orang-orang kantoran untuk disediakan di acara-acara kantor,” katanya.  

Pedagang kue lainnya di areal parkir lantai 1 Gedung Senen Jaya, Kirun (42), khusus menjual beragam kue kering dengan aneka rasa. Dia mengaku berjualan sudah 15 tahun sejak masih di Gedung Grosir Senen Jaya, berada di sisi kiri Gedung Senen Jaya.

Kirun melayani para pembeli ditemani oleh empat orang kerabatnya. Kue-kue yang dijualnya adalah hasil produksinya sendiri bersama istri dan dibantu dua saudaranya. Puluhan aneka kue yang dijualnya masing-masing dikemas di dalam plastik bening. Jumlah kemasan kue yang diproduksinya rata-rata 2.500 kemasan setiap hari.