Usai mengakui perbuatannya, pelaku meminta uang dan langsung menghilang bersama korban.
"Dia minta uang sama nenek saya, dan langsung menghilang," tambahnya.
Karena takut adiknya diapa-apakan oleh pelaku, ia pun berusaha mencari dan menyusul korban yang diketahui lari ke Morowali bersama pelaku.
"Jadi kita menyusul dan berpapasan di jalan Konawe Utara," tutur kakak korban.
Sementara itu, kepada polisi, pelaku yang setiap hari berprofesi sebagai tukang ojek, mengaku hilaf pada saat mencabuli anak kandungnya sendiri. Aksi bejat tersebut ia lakukan sejak korban masih duduk di SMP kelas dua hingga korban saat ini telah duduk di kelas dua di salah satu SMA negeri di Kota Kendari.
