Terlihat pada video tersebut, Fikri diajak pulang oleh ibu kandungya namun ia menolak dan masih trauma atas kelakuan orang tuanya itu.
Dalam unggahan facebook Sri Sumanti yang juga saudara ibu kandungya menuliskan, bahwa Ia telah merawat Fikri sejak bayi hingga berumur 8 tahun. Namun ketika besar, diambil secara paksa oleh orang tua kandungya.
"Udah besar diambil secara paksa cuma mau disiksa, sampai-sampai dia trauma mendalam. Setahun sama orang tua kandungnya dia lari lagi ke pelukan saya. Tadi malam dia lari. Jatuh bangun nggak ngerasa capek hanya buat ke rumah saya sejauh lebih kurang 20 km," tulis Sumanti di akun Facebooknya, dikutip pada Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Patut Dicontoh, Warga Patungan Beli Aspal dan Perbaiki Jalan
Fikri yang saat itu lari dari rumah dan menuju kediaman Sumanti ternyata dijemput balik oleh ibu kandungya.
