"Saya tidak tahu dia punya istri, saya akan berhenti menemuinya," katanya.
Ada sejumlah mainan seks, cermin, kursi seks, dan tisu bekas terlihat di sekitar ruangan, dengan pelanggan membayar sekitar 2.000 Baht (Rp 700 Ribu) untuk layanan satu jam. Polisi sekarang sedang menyelidiki insiden penyerangan di pulau liburan yang terkenal di Thailand tersebut.
Baca Juga: Suami di Negara Ini Izinkan Istri Tidur Bersama Pria Lain, Senang Jika Sampai Hamil
Dikutip dari Style.tribunnews.com, Kolonel Sarawut Chuprasit dari Kantor Polisi Provinsi Mueang Phuket mengatakan petugas sedang melakukan pemeriksaan terhadap insiden tersebut.
“Tidak ada pengaduan dari orang-orang yang terlibat, tetapi saya mendorong korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi, kami akan segera menyelidikinya untuk mereka,” katanya. (C)
