Ikbal, yang saat itu hendak meninggalkan ruang lab untuk melaksanakan shalat Jumat, merasa penasaran dan pergi mengecek.

"Sebelum kejadian dia sempat salaman sama saya, tidak lama berselang saya lihat sudah jatuh," ungkapnya.

Setelah membuka pintu, ia menemukan korban sudah tersungkur di belakang gedung teknik Unidayan.

Berdasarkan pantauan tempat tersebut dipenuhi tumpukan sampah dan ditumbuhi pohon kapuk serta terdapat pagar yang terbuat dari batu.

Dekan Fakultas Teknik Unidayan Baubau, Hilda Sulaiman Nur, mengatakan bahwa meskipun korban sudah tidak lagi aktif sebagai mahasiswa sejak tahun 2019, ia masih sering terlihat di gedung kampus hingga peristiwa kemarin terjadi.