PAKISTAN, TELISIK.ID - Massa buruh di Pakistan Timur menyiksa dan membakar hidup-hidup seorang manajer pabrik asal Sri Lanka.

Korban diserang secara brutal hingga tewas atas tuduhan penistaan agama setelah menurunkan poster bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an.

Perdana Menteri Imran Khan mengecam keras amuk massa buruk pabrik, yang dia sebut telah mempermalukan Negara.

Seorang pejabat polisi di kota timur Sialkot, yang berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas kasus tersebut, mengatakan para penyelidik yakin para penyerang menuduh manajer pabrik telah melakukan penistaan agama gara-gara menurunkan poster berisi ayat-ayat suci Al-Qur’an.

"Para pekerja pabrik menyiksa manajer," kata juru bicara pemerintah provinsi setempat, Hassan Khawar.