Awalnya Ibu korban mengaku, sama sekali tidak mengetahui kejadian tersebut.

Korban mungkin takut sehingga kabur ke rumah pamannya di Desa Teun dan menceritakan kasus pencabulan yang dialami selama ini yang dilakukan ayah kandung.

Paman korban menelepon Ibunya menceritakan kejadian yang dialami korban.

Ibu korban kemudian menanyakan kepada AB, namun AB mengelak.

Ibu korban meminta AN melakukan sumpah adat jika memang tidak mencabuli korban.