Andi menjelaskan bahwa sabu yang disita, menurut pengakuan FNR, berasal dari Kota Medan, Sumatra Utara, dengan menggunakan pesawat udara.
Baca Juga: Tahanan BNNP Sulawesi Tenggara Ditemukan Tewas di Kota Kendari
Meski begitu, Andi belum menjelaskan secara pasti motif dari FNR dalam memperdagangkan obat-obatan terlarang tersebut. "Rencana (Rabu) besok kayanya rilis (perkara)," ujarnya.
Saat ini Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari masih melakukan pengembangan penyelidikan dan penyidikan untuk memastikan pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. (C)
Penulis: Hamlin
