Dukungan ini menegaskan komitmen partai berlambang banteng tersebut untuk memajukan figur-figur terbaiknya dalam Pilkada, terutama di wilayah strategis seperti Jawa Tengah. Andika sendiri menyatakan kesiapannya untuk maju setelah PDIP mengusulkan namanya sebagai calon gubernur.

Melansir Tempo, Selasa (27/8/2024) Andika Perkasa adalah figur yang tidak asing di kalangan publik. Lahir di Bandung pada 21 Desember 1964, Andika memulai karier militernya sebagai Perwira Pertama Infanteri Kopassus Grup 2 pada tahun 1987.

Seiring waktu, dia meniti karier di berbagai posisi penting dalam TNI, termasuk menjadi Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jayakarta di Jakarta dan Komandan Resor Militer (Danrem) 023 di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Kariernya terus menanjak hingga pada tahun 2018, Andika diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dan akhirnya dilantik sebagai Panglima TNI pada tahun 2021.

Nama Andika semakin dikenal publik ketika ia menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat pada tahun 2013, di mana ia berhasil menunjukkan kemampuan komunikasi yang handal dan pengelolaan informasi yang efektif.

Tidak lama setelah itu, ia dilantik menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada tahun 2014, tepat dua hari setelah pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI. Jabatan ini semakin memperkokoh posisinya sebagaiu salah satu perwira tinggi yang memiliki peran strategis di lingkungan militer.