"Ketentuan perjanjian ini dirumuskan sesuai dengan visi perlawanan dan faktor-faktor penentunya yang bertujuan untuk melayani rakyat kami dan meningkatkan ketabahan mereka dalam menghadapi agresi," bunyi pernyataan Hamas seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.
Sementara itu, korban tewas di wilayah Gaza, Palestina, bertambah mencapai 14 ribu orang imbas serangan Israel. Anak-anak korban tewas sedikitnya berjumlah 5.600 orang.
Baca Juga: Tank Israel Kepung RS Indonesia, Mayat Bergelimpangan
Seperti dilansir Detik.com, Rabu (22/11/2023), pemerintah di Gaza telah merilis jumlah korban terbaru pada 21 November. Lebih dari 14.128 warga Palestina telah tewas sejak 7 Oktober, termasuk sedikitnya 5.600 anak-anak dan 3.550 wanita.
Sebanyak 33.000 orang terluka, lebih dari 6.800 orang hilang, baik terjebak di bawah reruntuhan maupun dalam wujud jenazah yang belum teridentifikasi.
