"Saya melihat pemerintah sangat lemah kinerjanya menjaga kondisi stok pangan, fluktuasi harga pangan dan dsitribusi pangan, sehingga situasi tahun 2021 dimana harga pangan terus melonjak tidak terkendali dan target produksi tidak tercapai," tandasnya.
Baca Juga: Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi: Waduk Kunci Ketahanan Pangan
Johan juga menambahkan tahun 2021 banyak terdapat target produksi pangan yang lebih rendah dari tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran akibat pemotongan Anggaran Kementan 2021.
Menurutnya penurunan produksi pertanian akan berdampak pada kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan pangan, jika semakin melebar maka pemerintah hanya bisa meningkatkan kebutuhan impor sehingga ketergantungan impor terus meningkat setiap tahun.
Ia menyatakan, Pemerintah telah terjebak pada program food estate yang banyak menyedot anggaran namun kesesuaian lahan masih bermasalah dan produktivitas yang belum teruji.
