Tarian ini terbagi menjadi beberapa kelompok yang tampil bergantian. Sesekali sekelompok penari berlari masuk ke lapangan menampilkan bentuk tarian yang gemulai, lalu bergantian dengan kelompok penari lain yang menampilkan gerakan energik khas pencak silat.
Baca Juga: Persiapan KSM Nasional di Kendari, Ratusan Siswa dari 3 Kabupaten Persembahkan Tari Kolosal
Meski menampilkan berbagai jenis tarian yang berbeda-beda, tarian mereka tetap harmonis dilihat oleh penonton yang turut menyaksikan prosesi latihan.
Mereka juga menampilkan gerakan-gerakan gabungan dari berbagai tarian daerah Sulawesi Tenggara, serta menampilkan gerakan tarian yang melambangkan moderasi beragama, sebagai mana yang disampaikan oleh ketua tim pelatih mereka, Sukrin Suhardi.
"Kami menampilkan berbagai tarian seperti yang diminta oleh pihak Kemenag Sulawesi Tenggara yang merepresentasikan moderasi beragama," jelas pelatih yang mengenakan kacamata hitam tersebut.
