KENDARI, TELISIK.ID - Penjual ikan asin di beberapa pasar tradisional Kota Kendari nengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, dari awal pendemi hingga kelangkaan minyak goreng.
Salah seorang pedagang ikan asin di pasar panjang, Agus menerangkan, usaha yang ia lakoni berupa jual ikan asin harus merugi puluhan juta rupiah.
Ia menjelaskan, pendemi COVID-19 menaruh pengaruh besar terhadap usaha yang ia jalankan. Minat dari pembeli terhadap jualannya sangat berkurang drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Pembeli yang datang hanya satu dua orang dalam satu minggu," ucap Senin, (21/3/2022).
Agus menambahkan, menjelang bulan ramadan tahun-tahun sebelumnya, pendapatnya bisa mencapai jutaan rupiah. Namun, hal tersebut tidak terjadi di tahun ini, dikarenakan minat pembeli berkurang dan kelangkaan minyak menjelang bulan ramadan juga berpengaruh besar terhadap usahanya.
